Musik.. sekarang ini mungkin sudah menjadi kiblat kedua setiap orang ya? saat kita tenang, marah, kesal, sedih, salto (loh?) muntah(lah?) kita pasti mendengarkan musik. musik adalah satu kedamaian bagi setiap orang, disamping agama pastinya. musik juga tempat menumpahkan emosi, semua emosi. musik, sangat pasti, adalah bentuk kreatifitas seseorang. kreatifitas yang dimiliki setiap orang dari dia sekecil jamban, sampai dia sebesar gerbang, betul?
Nah sekarang kenapa banyak orang yang memaki, mencela, dan menyampahi kreatifitas orang tersebut.. padahal belum tentu dia bisa menciptakan kreatifitas seperti mereka- musisi. Banyak memang, apalagi jaman sekarang ini, musisi yang hanya sekedar ‘numpang lewat’ aja. Dan semuanya sama rata, entah itu pattern, nuansa, dan juga ‘arti’ dari lagunya. monoton.
Banyak sebenernya, band-band indie indonesia, yang mampu menjadi ‘penggebrak’ dalam dunia musik yang lagi monoton ini. dan mereka juga punya bukti, dari yang bekerja sama dengan label luar negeri, sampai yang basisnya di indonesia, tapi ‘pengikutnya’ di luar negeri. Tapi kenapa band-band ini ga laku a.k.a dicuekin sama label-label sekarang ya? apakah karena permintaan pasar. sepertinya pandangan kita harus diubah, dari permintaan pasar, menjadi pasar yang diciptakan.
Menurut saya, banyak musisi yang sudah melupakan arti dari lagu mereka sendiri. Kurangnya penjiwaan sama sekali, bahkan ga ada. Apa mereka sudah lupa dengan lagu-lagu yang bertemakan perdamaian, atau ketenangan dalam hati. Ketenangan dalam hati ga harus melowkan? hehe. kita bisa ambil contoh dari lagu man in the mirror-nya michael jackson. Sumpah, pertama kali liat video itu saya hampir nangis (cengeng gila brai!). hahaha
tapi jujur, saya tersentuh banget dengan videonya, apalagi pas denger lirik lagunya. what a masterpiece. Atau ada yang kenal roda? dengan personil 8 orang, tapi tanpa drum, ‘hanya’ bermodalkan gendang, angklung, gitar, bass, jembe, dan sner. banyak bener ya? tapi mereka solid dan berhasil membuat orang tercengang saat perform disalah satu acara anyar ibukota. anyar tuh pantai.
oke intermezzo cukup.
Haha bukan maksut buat promosi, tapi kalo anda sudah liat perform mereka pasti anda setuju dengan saya. solid, dan tanpa cela, itu saja.
Musik sekarang mungkin ga buruk. Tapi keinginan buat out of the box-nya yang mungkin sangat kurang. hanya mengejar komersil, sampai melupakan keindahan lagu itu sendiri. Kalau musik hanya mengincar komersil, maka selamanya kita akan menjadi orang-orang yang monoton. ayo musisi kita, entah yang dari label besar, atau indie. buktikan kreatifitas kalian, bangkitkan lagu yang bisa membuat hidup ini menjadi indah dan berwarna. ahi!
‘you’re stupid human being if you not understand what the meaning for what you sing’-Andra A. Gondokoesoemo
foto by: Alexmassacre.deviantart.com
ya, emang begitu sih ya yank. musik udah jarang banget yang mentingin kualitas bermusik cuma. cuma mentingin ketenaran doang. makanya, aku ngargain banget musisi-musisi kreatif yang bikin warna baru di blantika musik Indonesia (asik dah berat yah bahasanya). nanti kalo aku jadi penyanyi, aku juga gak mau numpang tenar aja ah. haha *NGAREP! semangka ngeblog nya yah! hihi :*